[KEPING I] “Ketika Hujan Jatuh Sepenuh Jiwa”

Parisian Rain Walk Abstract Realism Acrylic Print by Georgiana Romanovna
Parisian Rain Walk Abstract Realism Acrylic Print by Georgiana Romanovna

Satu dekade melalui melankolia. Melalui ribuan senja yang menjelma wajah gugurmu. Sebentuk cinta pernah hilang di penghujung malam. Ketika hujan jatuh sepenuh jiwa. Ketika mata kanan tak punya nyali mengedip harap. Ketika kaki kiri pincang meraba arah. Ketika mulut lupa menyimak. Ketika telinga tak mampu berwacana. Ketika itu ku pilih arungi malam-malam terpekat, musim-musim terbiru, jauhi benderang. Dan menyudahi kita. Dan menulis kamu sebagai nostalgia.

Oleh bayang-bayangmu, aku dikutuk memuja sepi. Delapan tahun ku rawat sesal, yang beranak pinak ranum pada jantung dan pikiran. Akar-akarnya menyusuri tiap langkah. Aku tumbuh bersama bayang-bayangmu.

 

Apakah benar cinta sejati adalah wujud dari masa lalu?

Bukankah cinta sejati hanya dongeng sebelum tidur?

 

Tapi, dari bisikan seorang perempuan merah jambu, masa lalu bisa jadi hanya siluman sembilu. Engkau adalah fragmen dari sesal yang mengambil kepingan hatiku di kekinian dan mendatang. Pada satu musim hujan sepenuh jiwa di ladang kenangan, aku telah sadar. Bahwa aku memuja kau sebagai sesal, tak sebagai kekalan cinta atau basa-basi romansa. Kita akan membahasakannya sebagai sepasang masa lalu. Kita akan membaginya dalam pertemanan. Tidak lebih.

Saat gerimis jatuh sepenuh jiwa, engkau menemukannya, engkau meraih kepingan baru dari hati tak bertuan. Dari balik antologi Rendra pemberianmu, aku bingkai sebuah impian purba yang pernah membumbung di angkasa. Engkau bahagia dengannya, merajut mega berdua. Di satu perayaan bulan baru, engkau pun mematahkan seluruh kutukanmu padaku. Ada yang menjalar hangat di sanubari. Ada nyala di sudut mata dan rongga jiwa. Ada pancaran itu. Hidup baru.

Pada senja terakhir di penghujung tahun Saka, kenanganmu berguguran. Aku mulai menitis manusia bebas.

Siap menjelajahi ruang-ruang hampa, yang membawa kepada dimensi terbaru dari cerita.

 

Selamat tinggal, Selamat datang